Resensi Buku Lambe Akrobat Karya Agus Mulyadi

psx_20190516_155435800747561.jpg

Judul: Lambe Akrobat (Kisah Geng Koplo dan Keluarga Hansip)
Penulis: Agus Mulyadi
Penerbit: Buku Mojok, Mei 2018
Cetakan: Kedua, November 2018
ISBN: 978-602-1318-69-0
Jumlah halaman: 165 halaman
Harga: Rp. 58.000,- (Pulau Jawa)
Rating: 4,5 🌟/5🌟

Deskripsi buku:

Banyak hal yang kita hindari dalam hidup ini: Gagal. Tertimpa masalah dan musibah, bahkan tertipu. Daripada mengutuk nasib dan terpuruk, orang-orang yang diceritakan dalam buku ini justru menghadapinya dengan menertawakan diri sendiri.Dan begitulah Agus Magelangan. Menertawakan dirinya lalu memperoleh banyak uang untuk menghidupi dirinya dan turut membahagiakan orang di sekelilingnya. Pernah jadi penjaga warnet, pernah tertipu pekerjaan mengelem benang, dan pernah pula jadi sales jualan tuxedo keliling di Sleman.Pengalaman-pengalaman mengenaskan nan lucu itu bisa dikemas dengan amat baik oleh Agus yang pandai menulis ini. Untuk kemudian membawa kita pada satu kesimpulan: bahwa hidup adalah tentang bertemu dengan kegagalan-kegalan berikutnya untuk jadi bahan tertawaan.

Ulasan buku:

“Pak, apakah bapak bisa bertahan hidup selama seminggu dengan uang lima ratus rupiah?”

“Bisa. Lima ratus tak belikan Aqua gelas. Airnya tak minum, terus gelasnya buat ngemis.”

Buku berkover kuning dengan ilustrasi hansip yang tengah menggendong seorang laki-laki di bahunya cukup menarik perhatian. Ditambah deskripsi bukunya yang bikin bertanya-tanya, cerita seperti apa yang ada di dalamnya. Serta bagaimana cara tokoh-tokoh di dalam buku ini menghadapi kegagalan, musibah, dan tertipu dengan menertawakan diri sendiri.

Berlabel 17+, buku ini berisikan kumpulan cerita komedi yang dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama, Keluarga Hansip berisikan 17 cerita pendek. Bagian kedua, Marcopolo dan Geng Koplo berisikan 16 cerita pendek. Ada sebuah catatan yang dibuat Agus Mulyadi, bahwa kisah-kisah yang ia tulis tidak seluruhnya persis seperti peristiwa aslinya. Begitu juga dengan nama-nama tokohnya. Setelah membaca catatan itu, aku langsung paham kalau kumpulan cerita pendek di dalam ini diangkat dari kisah nyata.Ini pertama kalinya aku membaca tulisan Agus Mulyadi. Setelah selesai membaca buku ini, aku bertanya-tanya dalam hati: betapa konyolkah sosok Agus Mulyadi di kehidupan nyata?

Cerita-cerita pendek di dalam buku ini tidak semuanya bikin ketawa pecah. Ada beberapa cerita yang membuatku terharu, meskipun cerita tersebut dibalut komedi. Akan tetapi, jika dinilai lebih dalam, di balik guyonannya, Agus Mulyadi selalu menyelipkan kenyataan pahit yang menohok. Juga beberapa fakta-fakta menarik tentang kehidupan yang sesungguhnya.Ada beberapa cerita yang paling menarik perhatianku. Salah satunya cerita pada bagian pertama yang berjudul “Pesugihan Terlarang”. Tabu memang membicarakan perihal pesugihan demi mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Akan tetapi, pada kenyataannya, tidak sedikit orang yang mau melakukannya. Diceritakan bahwa bapaknya Agus pernah datang ke tempat persugihan. Syaratnya tidak aneh, hanya menyelipkan uang sepersepuluh dari jumlah penghasilan dari persugihan tersebut di tikar yang menjadi alas tidur seminggu sekali. Jika bapaknya lupa, maka ia akan menjadi tumbal. Yang bikin tawaku pecah ialah, bukan karena takut perihal tumbal lalu membatalkan niatnya. Melainkan ini:

psx_20190516_1603181976949456.jpg

Omong-omong, Agus Mulyadi adalah anak pertama di keluarganya. Untung saja bapaknya nggak jadi ikut.🤣🤣🤣

Selain cerita di atas ada lagi cerita menarik yang berjudul “Sang Anak Pesakitan”. Sebenarnya tema yang diangkat ini agak miris menurutku, yakni sifat orang tua yang suka memuji anak berlebihan apabila tengah mendapatkan prestasi di depan anak-anaknya yang lain. Plus tak lupa menjelekkan anak-anaknya.Secara keseluruhan aku menyukai semua cerita di dalam buku ini.

Kalauboleh jujur aku lebih suka cerita-cerita di bagian pertama. Kayaknya betul seperti yang ditakutkan Agus Mulyadi bahwa saingannya untuk menjadi terkenal itu ialah bapaknya sendiri. Kayaknya benar bapakmu memang punya daya tarik tersendiri, Mas, hehe.

Meskipungaya bahasanya ada aroma bahasa Jawanya tetapi nggak terlalu bikin aku garuk-garuk kepala sambil bolak-balik glosarium di halaman belakang. Ceritanya mengalir begitu saja pokoknya asiklah!

Selainceritanya yang bakal buat kamu ketawa, ilustrasinya juga nggak kalah gokil. Contohnya beberapa ilustrasi di bawah ini:

Semoga nggak ada yang kaget lihat ilustrasi ini pas lagi asik scroll ke bawah, hehe.

Bicara soal kekurangan, ada beberapa bagian cerita yang menurutku masih bisa diekspor. Terkesan buru-buru ingin diselesaikan. Dan juga, banyak bagian kertas kosong, mubazir menurutku. Aku baru sadar kalau kertas terbitan Mojok ini agak menerawang. Tetapi di setiap bukunya dilampirkan penjelasan bahwa buku-buku mereka dicetak di atas kertas yang telah memenuhi standar kehutanan berkelanjutan NO FSC-SECR-0040/NO FSC-ACC-032.

Ya, kalau dipikir-pikir memang bagus konsepnya. Secara tidak langsung juga menghemat sumber daya alam kita. Nah, buku ini, kan, berlabel 17+, pasti ada yang bertanya-tanya apakah cerita di dalam buku ini memang tak pantas dibaca oleh anak di bawah umur? Tim penerbit pasti mempunyai alasan dan standar tersendiri dalam menerbitkan buku. Kalau menurut aku pribadi, nggak ada hal-hal yang menjurus ke arah negatif. Cuma, ya, itu, mungkin ada beberapa bahasa “kasar” yang nggak pantas dibaca oleh anak di bawah umur. Jadi kalau kamu anak di bawah 17+ tetapi pola pikir kamu sudah bisa membedakan mana yang baik dan buruk bolehlah baca buku ini diam-diam. 🙋

Akhir kata, buku ini cocok dinikmati untuk mengisi waktu luang. Aku saja bacanya selesai sekali duduk. Setelah membaca buku ini, aku jadi tertarik membaca tulisan Agus Mulyadi yang lainnya.

Biodata penulis:

Agus Mulyadi. Lahir 27 tahun yang lalu di Magelang. Selepas SMA, ia tidak melanjutkan kuliah dan lebih memilih bekerja di bidang informasi dan komunikasi, lebih tepatnya, jaga warnet. Selagi bekerja sebagai penjaga warnet, ia mulai aktif menulis di blog. Banyak tulisan-tulisan di blognya yang kemudian dibukukan. Beberapa buku yang sudah ia tulis di antaranya ” Jomblo tapi Hafal Pancasila”, “Bergumul Dengan Gusmul”,dan “Diplomat Kenangan”.

Kini, sembari menanti kehadiran istri pertamanya, ia sibuk menjadi redaktur di Mojok.co, salah satu media online alternatif berbasis di Jogja.Agus Mulyadi bisa disapa di Twitter: @AgusMagelangan, Instagram: @AgusMagelangan, di Facebook: Agus Mulyadi, dan bisa dihubungi melalui email di agus@agusmulyadi.com.


Terima kasih sudah berkunjung, teman. Semangat menulis dan membaca, ya.

🌻🌻🌻


Resensi Buku Beli Karena Butuh Karya Andi Sri Wahyuni

Judul Buku: Beli Karena Butuh; The Secret of Financial Management for Young Muslimah⁣
Penulis: AS Wahyuni
Jumlah halaman: 141 halaman
Tahun Terbit: 2018⁣
Penerbit: Quanta Books
ISBN: 9786020480145⁣
(Rating: 4,5 🌟⁣)


Deskripsi buku:

Buku ’Beli Karena Butuh’ ini sangat cocok untuk dibaca remaja muslimah seusiaku. Banyak sekali ibrah yang dapat diambil dari buku ini, dimulai dari cara memprioritaskan apa yang benar-benar kita butuhkan, cara mengatur keuangan dengan baik, hingga cara mencapai kebahagiaan dengan cara yang sederhana. Penggunaan sumber referensi dari Al Quran merupakan bukti bahwa pesan yang disampaikan tidak ‘asal’ saja, tapi dari sumber yang benar adanya. Pembahasannya pun ringan dan mudah dipahami, sehingga pembaca tidak mudah bosan, malah jadi asyik membaca buku ‘Beli Karena Butuh’ ini.

Ulasan buku:

Akhirnya aku bisa baca buku ini lewat Ipusnas. Buku ini menurutku bagus, lebih bagus lagi kalau kamu juga ikutan baca.⁣


Banyak pelajaran penting perihal “hidup minimalis” yang bisa kita pelajari dari buku ini. Jarang belanja bukan berarti pelit sama diri sendiri, melainkan lebih mementingkan apa yang memang benar-benar dibutuhkan.⁣

Pernah nggak kalian melihat hidup orang lain seakan bahagia banget soalnya pakai baju trendy, aksesoris kece, barang-barang mewah, dan sebagainya. Lalu, kamu merasa iri dan pengin juga seperti mereka? Ayolah, hidup bahagia nggak harus ikut-ikutan gaya mereka. Kebahagiaan itu dekat dengan yang namanya kesederhanaan.⁣

Ternyata keputusanku akhir-akhir ini untuk tidak tergiur oleh diskon sana sini merupakan salah satu hal baik, sebab dalam buku ini juga kita benar-benar dianjurkan untuk berpikir berulang kali semisalnya hendak membeli barang. Akan ditaruh di mana barang tersebut? Apakah kita memang membutuhkannya? Bagaimana nasib barang kita yang telah lama?⁣

Dalam buku ini juga dibahas beberapa istilah yang berkaitan tentang hidup minimalis juga beberapa contoh pada kehidupan nyata yang berada di sekitar kita. Atau bahkan, kita sendiri adalah pelakunya.⁣ Si tukang boros.

Beli Karena Butuh, buku ini cocok dibaca oleh siapa saja meskipun isi di dalam buku ini lebih ditujukan pada kaum remaja muslimah. Selama baca buku ini aku nggak dibuat bosan, soalnya layaoutnya warna-warni. Belum lagi jenis fontnya yang nggak monoton. Ditambah banyak kutipan-kutipan yang keren.⁣

Sepertinya aku harus mulai menyortir barang-barangku. Mana yang masih kubutuhkan dan mana yang sebaiknya dilenyapkan. Bagaimana dengan kamu?⁣

Resensi Buku Undercover Princess Karya Connie Glynn

Judul: Undercover Princess⁣
Penulis: Connie Glynn⁣
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer⁣
ISBN: 978-602-483-565-1⁣
Jumlah halaman: 424 halaman⁣
(⁣Rating: 4,7 🌟)

Deskripsi buku:

LOTTIE PUMPKIN⁣

Seorang gadis biasa yang terobsesi menjadi seorang putri.⁣

ELLIE WOLF⁣

Putri Kerajaan Maradova yang justru ingin menjadi gadis biasa.⁣

Keduanya dipertemukan sebagai teman sekamar di Rosewood Hall. Hubungan tak menyenangkan, tapi terasa sempurna untuk sebuah pertukaran identitas.⁣

Dengan identitas baru, Lottie berusaha menghadapi dunia yang pennuh dengan rahasia, intrik, dan pengkhianatan. Sementara Ellie berusaha menjadi gadis baik menggantikan Lottie. Semua berjalan lancar sampai seseorang tahu rahasia mereka…⁣

Ulasan buku:

“Bagaimana ada yang tahu aku datang ke Rosewood? Kami bahkan tidak bilang kepada kepala sekolah tentang identitasku.”⁣⁣

Masuk ke Rosewood sudah menjadi impian Lottie dan Ellie. Lottie yang ingin memenuhi janji pada sang ibu yang telah tiada. Sedangkan Ellie yang ingin hidup bebas layaknya gadis seusianya, tanpa harus memikirkan urusan masa depannya sebagai pewaris tahta Maradova.⁣⁣
⁣⁣
Lottie sangat berjuang keras untuk bisa masuk ke Rosewood. Dan perjuangamnya tidak sia-sia. Lottie adalah salah satu di antara 22 orang spesial yang mendapatkan beasiswa sepanjang sejarah berdirinya Rosewood.⁣⁣
⁣⁣
Lottie berharap ia tidak akan pernah menyesal berada di Rosewood seperti yang dikatakan ibu tirinya sebelum ia meninggalkan suaka kecilnya.⁣⁣ Dan, pada hari pertama berada di Rosewood, Lottie telah melakukan suatu kesalahan kecil yang berdampak besar bagi kehidupan di sana.⁣⁣

“Dia adalah bagian dari Rosewood, dan saya akan melakukan apa pun untuk membuatnya tetap di sana.”⁣

“Apa pun, Miss Pumpkin?”⁣

“Ya.”⁣

“Apakah kau bahkan bersedia menyerahkan hidupmu kepada keluarga kerajaan Maradova?”⁣

Lottie tidak pernah membayangkan jika kehidupannya akan berubah seketika. Sekarang ia bukanlah seorang gadis biasa lagi. Ia telah resmi menjadi seorang Portman menggantikan posisi Ellie sebagai seorang Putri Maradova. Seperti cerita di dalam dongeng, Lottie berpikir hidupnya juga akan bahagia. Ia juga tak sabar untuk bertemu seorang pangeran tampan dan kelak akan mendapatkan cintanya.⁣

Nyatanya, masalah identitas tidak selesai begitu saja. Seseorang diam-diam, mengetahui rahasia mereka. Masalah besar mengancam di depan mata. Untungnya ada Jamie, seorang pengawal rahasia Ellie yang melindungi mereka berdua.⁣

Sungguh pengalaman luar biasa. Jujur, untuk pertama seumur hidupku, ini adalah kali pertama aku menyelesaikan buku yang tebalnya 424 halaman dalam satu kali duduk, saking serunya.⁣

Kisah Lottie dan Ellie seolah menghipnotis. Banyak hal-hal menarik yang kudapatkan. Selain itu, masih banyak rahasia-rahasia yang belum terungkap dan pastinya bikin penasaran tingkat dewa! ⁣

Apa yang diceritakan dalam buku ini seolah hidup, benar-benar nyata. Alur ceritanya juga nggak mudah ketebak. Plot twistnya keren! Gaya bahasanya juga mudah dipahami. Setuju sama kak @noveladdict_ kalau baca buku ini kayak diajak menelusuri negeri dongeng. Duh, saking sukanya, bingung mau bilang apa lagi, hehe.⁣

Selain Lottie, Ellie, Jamie, masih ada beberapa karakter lainnya yang ikut meramaikan serta masih menyimpan tanda tanya. Misalnya Binah, Anastacia, Saskia, Lola, Micky, dan masih ada lagi.⁣

Sampai pada lembar terakhir, rasa penasaranku semakin melambung tinggi. Awalnya aku nggak tahu kalau buku ini berseri, eh, setelah kepo akun instagram penulisnya yang cute habis, ternyata seri keduanya akan segera dirilis bulan Juni yang berjudul “Princess in Practice”.

Mungkin seri buku ini akan panjang, ini hanya tebakan recehku ini, ya. Soalnya di buku pertama secara garis besar menurutku konfliknya masih sedikit, dan lebih fokus mengenalkan para karakternya. Ah, pokoknya aku nggak sabar pengin baca buku keduanya! Semoga di buku kedua segala rasa penasaranku akan terjawab.⁣


Catatan: novel ini kudapatkan saat menang giveaway di akunnya @noveladdict_. Terima kasih banyak atas kesempatannya, Kak.


Resensi Buku Titik Temu Karya Ghyna Amanda

Judul: Titik Temu⁣
Penulis: Ghyna Amanda ⁣
Penerbit: Buku Mojok
ISBN: 978-602-1318-51-5⁣
Jumlah halaman: +276 halaman⁣

(Rating: 3,5 🌟)

Deskripsi buku:

Kemerdekaan Republik Indonesia memberikan harapan baru bagi kebanyakan orang, tetapi tidak bagi Katheljin Sophie, putri keluarga kaya berkebangsaan Belanda. Peristiwa itu justru membuatnya terjebak dalam kondisi sulit. Ancaman pengambilalihan aset milik keluarganya dan dipulangkan ke negeri Belanda mengintai di depan mata. Sedangkan ibunya, satu-satu keluarga yang tersisa meninggal mendadak dalam sebuah kecelakaan.⁣

Pilihan bertahan di Indonesia membuatnya harus bersiasat, yaitu menikah dengan dokter Andhana Ranggawangsa, seorang pribumu yang 20 tahun lebih tua darinya, berhutang budi kepada keluarganya, dan sedang membutuhkan bantuan untuk membangun klinik.⁣

Ulasan buku:

“Andai aku air, aku tidak akan jatuh cinta. Aku hanya akan jatuh ke bumi, meresap, dan kembali ke permukaan pada saat yang tepat. Andai aku air, tidak ada yang bisa menyakitiku. Andai aku air, aku bisa memeluk bumi.” (Halaman 55)

Dalam buku ini kita akan diajak mengikuti peliknya kisah Katheljin Sophie. Ia seorang gadis polos yang berusia 17 tahun dan merupakan keturunan Belanda. Selain itu, ia salah satunya keturunan dari keluarga Kuhlan yang tersisa. Oleh karena itulah, ia enggan meninggalkan Indonesia yang sudah dianggapnya sebagai tanah kelahirannya dan di sanalah ia harus terus berpijak. Meneruskan apa yang selama ini keluarga Kuhlan lakukan selama ini: memberi manfaat bagi banyak orang.⁣

Keluarga Kuhlan sendiri sangat berjasa bagi warga Malabar. Sayangnya, tidak semua orang yang merasa benar-benar terbantu oleh kehadiran mereka. Rasa benci membatu di hati beberapa pribumi yang menaruh dendam pada kaum seperti Shopie.⁣

Tujuh belas tahun terakhir tidak pernah terlintas dalam pikiran Shopie atas segala kepelikan yang menimpanya. Ia kehilangan ibunya, bahkan sebelum mengetahui kabar pahit itu, ia nyaris saja sudah kehilangan nyawanya.⁣

Demi mendapatkan status seorang pribumi, Shopie akhirnya menikah dengan Dokter Andjana yang merupakan seorang duda beranak satu yang berusia sama dengan dirinya. Shopie pun masuk islam. Mereka menikah atas sebuah kesepakatan bukan didadari oleh cinta.⁣

Pengalaman membaca novel ini cukup menarik dan membangkitkan rasa penasaranku. Selain kovernya yang enak dipandang, gara-gara membaca buku ini aku jadi membayangkan betapa sulitnya hidup di masa lampau. Sungguh beruntung kita hidup di masa sekarang ini.⁣

Kisah cinta beda usia mungkin sudah sering kali kita temukan di buku lain. Hanya saja yang membuat buku ini menarik dan agak berbeda adalah latar waktu yang diambil. Yakni pada masa setelah Bandung menjadi lautan api. Juga cinta beda bangsa yang waktu itu menjadi musuh satu sama lainnya.⁣ Plot twistnya juga tidak disangka-sangka.

Aku paling suka karakter Shopie di buku ini. Di usianya yang terbilang masih muda, ia begitu kuat dan tabah menerima nasib buruk yang menimpa dirinya. Rasa sedih yang ia rasakan tidak berlarut-larut. Ia juga pribadi yang gigih menurutku meskipun sifat polosnya sering kali membuatnya mudah dibohongi.⁣ Akhir kata, aku merekomendasikan buku ini buat yang suka cerita cinta yang ada bau-bau sejarahnya.

Resensi Buku Menjadi Pribadi Tangguh Karya Agusman 17An

Judul: Menjadi Pribadi Tangguh
Penulis: Agusman 17An
Penerbit: Penerbit Checklist
Jumlah halaman: 230 halaman
Tahun terbit: Cetakan 1, 2019
ISBN: 978-623-7046-05-9
Harga P.Jawa: Rp.60.000

(Rating: 4,8 🌟)

Deskripsi:

“Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh. Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah, dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir, kecuali orang-orang yang melaksanakan shalat.” (Q.S. Al-Ma’aarij [70]:19-22)

Demikianlah manusia, lebih senang mengeluh daripada berusaha menjadi pribadi yang tangguh. Saat sedang mengalami kesusahan, mengeluh. Saat sakit, mengeluh. Saat keinginan belum tercapai, mengeluh. Saat belum mendapatkan pekerjaan atau bahkan ketika sudah memiliki pekerjaan pun, mengeluh. Padahal, hanya pribadi yang tangguhlah yang mampu menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapinya; tangguh cara berpikirnya, tangguh sikapnya, tangguh keyakinannya.

Ulasan Buku:

“Percayalah, ketika kita telah berdoa dengan keyakinan yang kukuh, berikhtiar dengan Gita dan sesuai dengan cara yang Allah ridho, serta tak meninggalkan hak-hak Allah; usaha, kerja, karya, dan apa saja yang kita lakukan akan Allah permudah dan Allah kucurkan berkah, bertumbuh, dan bertambah manfaatnya.”( Agusman 17AN | halaman 1).

Buku yang Kak Agusman tulis ini berlabel “Motivasi Islami Dosis Tinggi”. Di dalam buku ini, terdapat 27 bab atau topik yang dibagi menjadi tulisan-tulisan pendek yang syarat makna.

Selain itu, di setiap awal dan akhir pembahasan kita akan dimanjakan oleh kutipan-kutipan yang keren. Oh, iya, di bawah ini aku lampirkan beberapa contoh topik yang ada di dalam buku ini:


1. Senjata Terdahsyat Itu Bernama Doa.
2. Tentang Rezekinya, Janganlah Kau Ragu.
3. Menyikapi Kegagalan dengan Elegan.
4. Istirahatkan Diri dengan Shalat.
5. Diremehkan? Segera Buktikan.
6. Difitnah? Nikmatilah.
7. Ingin Hidup Bermutu? Jangan Pernah Malu.
8. Jangan Khawatir, Jodohmu Telah Allah Persiapan.
9. Jadilah Manusia yang Bermanfaat.
10. Apa yang Pantas Kita Sombongkan?


Menjadi Pribadi Tangguh. Apa yang kalian pikirkan tentang sosok seseorang yang tangguh? Apakah seseorang yang tegar menjalani kehidupannya meski diterba banyak ujian? Tangguh saat diremehkan? Tangguh saat difitnah? Tangguh saat cita-cita belum tercapai? Tangguh saat orang lain lebih banyak mengomentari kehidupan kita daripada berkaca akan kehidupan sendiri?

Buku Menjadi Pribadi Tangguh merupakan buku motivasi islami yang kubaca di tahun 2019. Bukan hanya itu, buku ini juga adalah buku pertama yang tidak hanya menyajikan tulisan-tulisan sederhana tetapi syarat makna. Di dalam buku ini kita juga akan menemukan hadist, serta potongan ayat di dalam Al-Qur’an yang turut menegaskan dan memperjelas bahwasanya apa yang ingin disampaikan kepada pembaca memiliki keterikatan dengan perintah yang Allah ajarkan kepada kita.

Banyak sekali pelajaran berharga yang bisa kita dapatkan saat membaca buku ini. Oh, iya, ada satu kali kutipan dari Kak Agusman yang wajib kita renungkan sebagai seorang muslim:

“Menurut saya, hidup beruntung dan bahagia itu ketika aktivitas yang kita lakukan setiap harinya hanya berputar pada tiga hal. Pertama, aktivitas yang bernilai pahala dari Allah dan membuat kita makin dekat dengan-Nya. Kedua, aktivitas yang menambah wawasan atau ilmu pengetahuan, dan ketika, aktivitas yang dapat melipatgandakan penghasilan.” ( Agusman 17An| halaman 96)

Ah, pokoknya baca buku ini bikin aku banyak merenung. Speechless pokoknya. Rasanya masih terbayang-bayang apa yang ada di dalam buku sampai sekarang.

Ingin Hidup Bermutu? Jangan Pernah Malu!

“Malulah ketika dirimu melakukan kesalahan berulang-ulang;gengsilah saat kau melakukan perbuatan yang tak layak dilakoni makhluk istimewa ciptaan Allah; dan minderlah saat dirimu malas dalam berbenah, tak mau bekerja keras, tak berkeinginan belajar cerdas, dan tak mau beribadah total.” ( Alm. Alwi bin Mahmud – halaman 113)

Di antara 27 bab yang ada, aku paling suka bab 14 ini. Kenapa kita harus malu dengan profesi kita saat ini? Kenapa kita harus memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang kita? Selagi apa yang kita kerjakan tidak merugikan orang lain, apa yang perlu dirisaukan?

“Kuatkanlah keimanan selagi dini, agar saat kegagalan atau keberhasilan kita dapatkan, tak terkikis keimanan kita kepada Allah dan keyakinan kita akan kuasa-Nya.” (Halaman 88)

Setelah selesai membaca buku ini, aku teringat akan pesan guru agamaku di SMA dulu. Kurang lebih dia berkata seperti ini: manusia mati meninggalkan nama. Tapi kalau bisa jangan hanya nama, kalau bisa juga amal jariah. Misalnya, membangun masjid, pesantren, sekolah gratis, atau menulis sebuah buku yang bermanfaat.

Menulis. Itulah salah satu jalan yang Kak Agusman pilih. Ia menulis tulisan-tulisan pendek yang sangat syarat makna. Saat membaca buku ini, kita seolah diajak untuk lebih peka pada hal-hal sedeehana yang ada di sekitar kita menjadi suatu pelajaran berharga. Tentu saja jika kita mau membuka hati dan pikiran kita untuk merenungkannya.

Untuk penggunaan gaya bahasa, menurutku sangat mudah dipahami. Apalagi sepanjang perjalanan membaca buku ini, aku nyaris tidak menemukan kesalahan tanda baca atau tipo (kalau pun ada barangkali saking menikmati buku ini jadi terlewatkan, hehe. 😅) Seperti pepatah, apa yang ditulis dari hati pasti sampai ke hati pembaca.

Oh, iya, buku ini cocok dibaca diwaktu senggang, sekaligus menjadi bahan renungan terutama bagi para muslim dan muslimah. Jika kau ingin Menjadi Pribadi Tangguh, kamu wajib baca buku ini!

Aku juga mau jujur kalau aku suka sama judulnya, kovernya, serta isi bukunya, ah, pokoknya suka-suka-suka. Saking sukanya aku mau kasih 4,8 🌟 untuk buku ini. Akhirnya, rasa penasaranku terhadap buku ini terbayar tuntas!

Terima kasih untuk Kak Agusman17an dan Kak Welldone Musthofa atas kesempatan yang diberikan sehingga aku bisa membaca buku keren ini. Sekali lagi terima kasih banyak. Ditunggu karya-karya selanjutnya. 🙏


Catatan: Buku ini aku dapatkan dari menang giveaway di akunnya Kak Welldone Musthofa. Buku ini tersedia di Gramedia, kalau mau beli sama penulisnya langsung juga bisa. Cek saja akun Instagramnya @Agusman17an.


Resensi Buku Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat Karya Mark Manson

Judul: Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat ( The Subtle Art Of Not Civing A F*uck) ⁣⁣⁣
Penulis: Mark Manson⁣⁣⁣
Penerbit: Grasindo⁣⁣⁣
Jumlah halaman: -+243 halaman ⁣⁣⁣
ISBN:978-602-452-698-6⁣⁣⁣
Rating: 4,5 ⭐⁣⁣⁣

⁣⁣⁣
Akhirnya aku bisa membaca buku yang sering kali muncul di beranda Instagram akhir-akhir ini. Buku yang ada padaku sekarang sudah cetakan yang ke XX: Febuari 2019. Pengalaman membaca buku motivasi satu ini rasanya nano-nano.

Bisa dibilang buku ini agak berbeda dengan kebanyakan buku motivasi yang sudah pernah kubaca. Ibarat sebuah kaca, buku ini berkata apa adanya dengan fakta dalam kehidupan kita. Jika wajah kita kusam ia akan berkata kusam, pun sebaliknya. Ironisnya, buku ini seolah menggambarkan pribadi yang tengah membaca buku ini. ⁣⁣
⁣⁣⁣
Selama membaca lembar demi lembar halaman, aku seolah-olah tengah ditampar bertubi-tubi tepat di ulu hati. Di umurku yang 23, aku menyadari suatu hal bahwa sudah sangat banyak waktuk yang terbuang sia-sia. Sudah banyak sekali hal-hal yang semestinya tidak perlu aku pedulikan. Seharusnya aku tidak memaksakan hal-hal yang sebenarnya tidak benar-benar aku inginkan. Hidup hanya sekali, dan kematian pasti akan datang menghampiri.

Lantas, apa yang sudah kita kerjakan di dunia ini? Apakah kita sudah yakin tidak akan pernah merasa menyesal suatu hari nanti?⁣⁣⁣ Sudahkah kita menerima diri kita apa adanya?

Dalam buku ini Mark bertanya, rasa sakit apa yang ingin kita rasakan dalam hidup ini? Sadar tidak sadar, apa pun jalan yang kita pilih dalam hidup ini, akan selalu ada masalah yang datang lalu pergi. ⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Oh, iya, aku beberapa kali menemukan beberapa akhir kalimat yang kehilangan tanda titik. Nah, untuk kualitas terjemahan aku tidak bisa komentar soalnya diriku tidak paham, haha. Selama membaca buku ini, meskipun agak berat bahasanya, alhamdulillah masih bisa diterima oleh otakku meskipun rasa bosan terus menghantui gara-gara tulisannya yang agak rapat. Dan, ya, rasa lega menyelimutiku saat menuntaskannya sampai lembar terakhir. Jujur, seperti buku ini akan kubaca ulang di lain waktu. ⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Apa, lagi, ya? Kayaknya kamu perlu baca sendiri buku ini untuk memahami lebih intens bagaimana isinya. Barangkali setelah membaca buku ini, akan ada bagian-bagian yang mengubah pola pikirmu selama ini.

Resensi Buku Para Bajingan Yang Menyenangkan Karya Puthut Ea

Asalamualaikum, marhaban, teman-teman.⁣
Ada yang sudah pernah baca buku Para Bajingan Yang Menyenangkan karya Puthut Ea? ⁣

Kalau belum, berikut ulasan singkat dariku untuk buku satu ini. ⁣

Judul: Para Bajingan Yang Menyenangkan ⁣
Penulis: Puthut Ea⁣
Penerbit: Buku Mojok⁣
Jumlah halaman: +178 halaman⁣
ISBN: 978-602-1318-44-7⁣

Rating: 3,5 🌟

Sekelompok anak muda yang merasa hampir tidak punya masa depan karena nyaris gagal dalam studi tiba-tiba seperti menemukan sesuatu yang dianggap bisa menyelamatkan kehidupan mereka: bermain judi. ⁣

Ini adalah pengalaman pertamaku membaca karya Puthut Ea. Kalau dilihat dari segi kover, menurutku kover buku ini cukup menarik perhatian, cocok dipadukan dengan judul buku. ⁣

Kira-kira apa yang ada dalam pikiranmu saat melihat judul dan kover buku ini? Jika berkenan boleh dong tulis di kolom komentar. ⁣

Cerita dalam buku ini dimulai saat penulis (Puthut Ea) menceritakan para sahabatnya, juga pengalaman yang cukup gila yang ia lakukan bersama sahabatnya dulu. Mereka adalah para mahasiswa yang menjadikan judi sebagai suatu alasan kenapa mereka harus terus hidup. Lucu memang. Bagi mereka kekalahan dalam berjudi bukan suatu hal yang harus dipermasalahkan, kalah menang harus tetap senang.⁣

Sampai pada lembar terakhir, jujur aku agak sedikit kecewa soalnya apa, yaa, mungkin karena aku nggak paham bahasa Jawa, haha. Meskipun di bagian belakang buku terdapat kamus istilah, menurutku lebih baik dibuat catatan kaki saja di bawah halaman supaya pembaca nggak harus bolak-balik ngecek satu-satu kata, hehe. Apalagi model pembacanya sepertiku ini. Buku ini kayaknya cocok banget dibaca sama orang yang paham bahasa Jawa. Buat yang nggak paham bahasa Jawa masih boleh mencoba membaca buku ini kok, sekalian belajar bahasa Jawa secara tidak langsung.⁣

Membaca buku ini membuatku cukup terhibur, kok. Ada beberapa bagian yang pecah, lucu bikin ketawa. Meskipun cerita dalam buku ini menurutku agak loncat sana-sini, bahkan ada beberapa kisah yang menggantung begitu saja.⁣

Kita semua pasti mampunyai pengalaman-pengalaman lucu dalam hidup ini. Entah itu saat bersama sahabat, atau pun keluarga. Ide untuk menuliskan pengalaman tersebut menjadi suatu buku kayaknya cukup menarik. Akhir kata, 3,5 bintang untuk buku ini. ⁣


Resensi Buku NKCTHI Karya Marchellafp

Halo siapa yang sudah baca buku NKCTHI? Itu loh buku best seller dan bakalan difilmkan!⁣

Judul: NKCTHI⁣
Penulis: Marchellafp
Penerbit: Pop Icecube
Jumlah halaman: 200 halaman⁣
ISBN: 978-602-424-821-5⁣

Nanti kita cerita tentang hari ini…⁣
Besok kita buat yang lebih baik lagi @nkcthi⁣

Semua catatan yang ada di dalam buku ini berawal dari keinginan ibu yang tidak ingin melupakan masa mudanya. Oleh karena itu, ia mengirim surat untuk masa depan.⁣


Akhirnya aku bisa baca buku ini! Sumpah demi apa pun aku nggak bosan bolak-balik buku satu ini. Mata aku benar-benar dimanjakan dengan ilustrasi yang ada dalam buku ini. Ditambah kata-kata ajaib yang buat aku manggut-manggut sambil bergumam, iya, benar, hmm, begitu, ya, oh, ya, ya.⁣

Meskipun isi dalam buku ini hanyalah sebuah kutipan-kutipan pendek, aku dibuat jatuh cinta. Pesan yang ingin disampaikan benar-benar nyantol di lubuk hati aku yang paling dalam.⁣

Buku ini bisa dinikmati oleh semua kalangan. Membaca buku ini juga bikin aku semangat dan bahagia, sumpah, hehehe.⁣ Cocok, deh, menemani waktu senggang.

Saking sukanya sama buku ini, aku nggak tahu harus berkata apa lagi, hehehe.⁣ 5 🌟 untuk buku NKCTHI.

Pokoknya aku suka ilustrasinya, kutipannya, suka, suka, suka. Buat kamu yang penasaran kudu baca sendiri buku ini. Atau bisa juga kepo di akun instagram @nkcthi.

⁣Nggak sabar menantikan filmnya tahun depan. Untuk harga, buku ini memang terbilang agak mahal harganya di atas Rp.100.000. Akan tetapi, sesuai dengan jenis kertasnya kok. Setelah berulang kali mengikuti give away akhirnya buku ini berjodoh denganku.

Terima kasih banyak buat kak Arunaomahbuku atas kesempatannya bisa memiliki dan membaca buku ini. Terima kasih banyak. Sukses selalu, ya, Kak. 😍😍😍 Buat yang suka baca buku bisa belanja buku di Arunomahbuku, kepoin saja akun Instagramnya.

Berikut aku kasih intip isi di dalam buku ini beberapa bagian:

Rasa tidak yakin sering singgah.

Mungkin benar.

100 % bukan milik manusia.

Napas sebentar.

Apa sih yang dikejar?

Hidup harus selalu bergerak.

Satu masalah pergi, satu masalah datang.

Begitu juga senang.

Tugas manusia ya berjuang.

Sampai akhir.

Kalau suatu hari ada yang rusak di kehidupanmu, coba betulkan dulu.

Buang dan beli baru terlihat mudah.

Kita coba yang lebih sulit.

***

Terima kasih sudah mampir di postingan ini.

Resensi Buku Pilihan Terbaik Karya Ann Soe

Judul: Pilihan Terbaik⁣
Penulis: Ann Soe⁣
Penerbit: Penerbit Hanami⁣
Jumlah halaman: 175 halaman⁣
ISBN: 978-602-5729-45-4⁣

“Benarkah ini yang kuinginkan?⁣
Benarkah ia pilihan yang tepat?⁣
Apakah aku mampu mencintainya?”⁣

Banyak pertanyaan muncul dalam keepala Kafin, tentang masa depan yang menanti, tentang wanita yang ia pilih sebagai pendamping hidup, dan yang terpenting tentang hatinya. Sampai detik ini, Kafin tak mampu mengatakan bahwa dirinya mencintai Inara, calon istrinya. Inara bukanlah sosok yang semula Kafin inginkan sebagai pendamping hidup. Ada perempuan lain yang ia inginkan, tapi tak bisa ia dapatkan.⁣

“Aku benar-benar ingin menjadi yang halal bagi Ka Kafin.”⁣

Meski tahu Kafin belum mencintainya, Inara menguatkan hati. Ia ingin menjadi pendamping dari lekaki cinta pertamanya itu. Apa pun akan Inara hadapi, termasuk soal Calya, mantan pacar Kafin, muncul di depannya dan memintanya mengembalikan Kafin.⁣

“Jangan tinggalin aku, Na.”⁣

Cukup satu kalimat, dan Inara tak akan pernah meninggalkan Kafin.⁣

Cerita dalam buku ini dimulai saat Kafin, yang sangat mencintai Calya harus menelan pil pahit penolakan dari Calya. Ya, Calya, perempuan yang menjadi alasan dirinya berjuang selama ini di Jakarta menolak lamarannya.⁣

Kebayang nggak, sih, sakitnya ditolak oleh orang yang kita cintai? Terlebih lagi orang tersebut mengaku mencintai kita? Tentu, bukan rasa sakit yang bisa Kafin lupakan sekilat membalikan telapak tangan.⁣

Dengan membawa rasa sakit dalam hatinya, Kafin kembali ke kampung halamannya, mencari ketenangan yang tanpa pernah Kafin duga malah menjadi jalan yang terbuka lebar untuk belajar mengikhlaskan apa yang tidak bisa ia miliki. Kafin bertemu dengan cinta yang tak pernah ia ungkap di masa lalunya.⁣

Akankah Kafin benar-benar bisa melupakan Calya begitu saja? ⁣

“Cinta itu tak seperti kilat yang menyambar, Nak, tapi seperti pohon. Harus ditanam dulu baru tumbuh. Kalau kamu tak menanamnya bagaimana mungkin pohon itu akan tumbuh dan berbuah.”⁣


Dalam buku ini kalian akan diajak mengikuti perjalanan seorang Kafin menemukan cinta sejati yang sesungguhnya.⁣

Kalian juga akan diajak berkenalan dengan sosok Inara yang ceria dan humoris. Diam-diam, ternyata Inara jago main game. Menang main game sudah biasa baginya, apakah Inara mampu memenangkan hati Kafin?⁣

Selain itu, ada juga Elang yang begitu tenang dan dewasa menghadapi sikap Calya yang seenaknya.⁣

Tidak tinggal, si Calya yang menyebalkan dan bodohnya menyiasiakan ketulusan cinta Kafin.⁣ Terkadang, sesuatu yang telah pergi dan menghilang terkadang baru tampak berharga.⁣

Delapan puluh persen percaya, sisanya aku masih ragu. Karena aku berapa kali mendapati kamu masih menatapnya dengan kerinduan.”⁣


Tidak pernah telintas di kepala Kafin untuk mencintai Inara sedikit pun, namun takdir berkata lain, ia malah menikahi gadis itu. Bagaimana mungkin ia begitu tega menjadikan Inara sebuah pelarian semata?⁣

Tidak pernah Inara bayangkan sebelumnya jika ia akan menikah dengan Kafin, lelaki di masa lalu yang singgah di hatinya. Bagi Inara, berada di sisi Kafin adalah sebuah kebahagiaan yang tak ternilai. Inara yakin, ia pasti bisa memenangkan hati Kafin. Dan untuk itu, ia akan memperjuangkan Kafin sampai titik terakhir.⁣

Apakah cinta bisa tumbuh seiring berjalannya waktu bersama?⁣

Di saat Kafin mulai yakin dengan pilihan hatinya, Calya kembali hadir dalam kehidupannya dan mempertanyakan rasa cinta yang pernah Kafin berikan padanya dahulu.⁣

Sebenarnya aku ikutan galau, nih, seandainya aku berada di posisi Kafin aku saja pasti bingung mau pilih yang mana, hehehe. Istilahnya, balikan sama mantan terindah atau bertahan dengan yang sekarang? 🙄🙄🙄🤐

Aku baru pertama kali baca karyanya kak Ann Soe dan aku dibuat jatuh cinta. Baca buku Pilihan Terbaik benar-benar sukses buat aku geregetan sendiri, senewen membayangkan interaksi antara Inara dan Kafin.⁣

Untuk ukuran sebuah buku yang diselesaikan dalam waktu 40 hari, buku ini lumayan banget.

Meskipun ada beberapa bagian yang tampak buru-buru dan ada beberapa hal yang masih bisa di eksplor lebih, aku benar-benar menikmati kisah dalam buku ini.⁣

Selain itu, baru pertama kali aku baca buku yang ada bahasa daerah di dalamnya. Ini satu lagi poin tambahan buat buku ini. Biasanya kan lebih sering bahasa indonesia dicampur bahasa Inggris. 😂⁣😴

Akhir kata, aku suka-suka-suka banget sama buku ini. Pokoknya rekomendasi banget buat kamu yang suka cerita sederhana tetapi membekas di hati.⁣

Berharapnya, sih, bakalan ada sekuelnya, haha, dan lebih panjang ceritanya. #readerbanyakmaunya. 😂⁣

Terima kasih banyak buat kak Ann Soe, Peekthebook dan Penerbit Hanami atas kesempatannya bisa membaca buku ini. Sukses dan semangat bekarya buat kalian semua. 😍😍😍⁣