Asyiknya Baca Buku di IPusnas, Aplikasi Wajib bagi Para Pencinta Buku

Wahai para Pencinta Buku, sekarang bukan lagi waktunya untuk bergalau ria. Galau karena jarak perpustakaan dari rumahmu yang jauh, galau gara-gara lagi banyak pengeluaran kamu jadi nggak bisa jajan buku dulu, atau galau karena nggak sempat membawa buku ke mana-mana. Sudah tahukah kamu kalau sekarang sudah tersedia aplikasi keren yang wajib ada di ponsel kamu, para Pencinta Buku.

Apa nama aplikasinya?

Nama aplikasinya adalah iPusnas.

iPusnas itu aplikasi apa sih?

iPusnas adalah aplikasi perpustakaan digital persembahan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerja sama dengan Aksamaraya selaku pengembang aplikasi.

Perlu kamu ketahui bahwa aplikasi iPusnas sudah dilengkapi fitur-fitur layaknya media sosial lainnya. Selain bisa membaca buku secara gratis di sini, kamu juga bisa saling berinteraksi dengan para Pencinta Buku yang lainnya. Enak dong, ya. Kamu juga bisa merekomensikan buku pilihanmu kepada teman-temanmu dan menulis ulasan buku tersebut.

Kabar baiknya, kamu bisa membaca ebook di iPusnas secara daring maupun luring. Untuk membaca saat luring, dengan catatan ebook yang hendak kamu baca harus sudah sukses terunduh 100% dulu.

Wah, menarik sekali, ya. Oh, iya, memangnya apa saja fitur-fitur yang ada di iPusnas?

Koleksi Buku: Ini adalah fitur yang mengantarkan Anda untuk menjelajahi ribuan judul ebook yang ada di iPusnas. Pilih judul yang Anda inginkan, pinjam dan baca hanya dengan menggunakan jarimu!

• ePustaka: Fitur unggulan iPusnas yang memungkinkan Anda bergabung menjadi anggota dari berbagai perpustakaan digital dengan beragam koleksi bukunya masing-masing, menjadikan perpustakaan serasa dalam genggaman.

Feed: Untuk melihat semua aktivitas pengguna iPusnas lainnya seperti informasi buku terbaru, buku yang dipinjam pengguna lain hingga memberikan komentar.

Rak Buku: Merupakan rak buku virtual milik Anda di mana semua riwayat peminjaman buku tersimpan di dalamnya, sehingga memudahkan Anda untuk membaca buku yang telah dipinjam.

• eReader: Fitur ini membuat gawai (gadget) Anda dapat membaca ebook dengan mudah dan nyaman di dalam aplikasi iPusnas.

Ya, sudah, aku izin melipir mau download aplikasi iPusnas dulu, ya.

Jadi, begitulah gambaran secara garis besar aplikasi keren satu ini. Oh, iya, perlu diingat bahwa dalam satu hari kita diberi batasan untuk meminjam sebanyak tiga buku saja. Selain itu, proses pendaftarannya layaknya daftar akun media sosial pada umumnya. Asalkan kamu ada akun google dan facebook, perpustakaan dalam genggaman akan menjadi kenyataan.

Cerita sedikit, setiap hari aku nggak lupa untuk membuka aplikasi satu ini dan pasti ada saja buku yang kupinjam meskipun entah kapan dibaca, hehe. Setidaknya jejak buku tersebut akan tersimpan di riwayat pinjaman buku. Kalau esok-esok ada waktu luang, aku nggak perlu repot-repot mencari ulang buku tersebut. Soalnya aku tinggal lihat riwayat pinjaman buku di akun iPusnas-ku. Pokoknya, aplikasi satu ini benar-benar wajib ada di ponsel kamu.

Berikut tampilan halaman depan saat aplikasi iPusnas dibuka:

“Wujudkan revolusi mental melalui membaca.” Jokowi-JK

“Perpustakaan hadir untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.”

Di manapun kapan pun, dengan nyaman bersama setiap orang.”

“Dengan ribuan koleksi bacaan yang bisa kamu akses secara gratis.”

Gunakan akun facebook dan akun email untuk login. Kalau kamu belum daftar pokoknya pilih saja dari salah satu itu, nanti akan ada balasan buat kamu yang belum terdaftar. Ikuti saja perintahnya.

Halaman depan, nih. Klik ikon kaca pembesar untuk mencari koleksi buku.


Aku coba cari dengan kata kunci Tere Liye. Kamu bisa lihat, banyak sekali koleksi buku yang muncul. Tinggal klik mau yang mana. Gampang banget, kan?


Kali saja ada yang mau follow akun iPusnas-ku. Nggak terasa sudah sore. Kayaknya cukup sampai di sini tulisan kali ini. Kalau masih ada hal-hal yang ingin ditanyakan boleh ditulis di kolom komentar. Jangan sungkan. Yuk, mulai sekarang baca ebook legal di iPusnas. Katakan selamat tinggal pada ebook ilegal. Terima kasih sudah membaca tulisan ini. Ambil sisi positif saja, ya. Sampai jumpa di tulisan recehku yang berikutnya.


Sumber referensi dan link download aplikasi iPusnas klik di sini.

Iklan

5 Alasan Kenapa Baca Buku Itu Penting!

“Kenapa sih kamu suka membaca buku? Memangnya nggak ada kegiatan yang lebih asik lagi selain membaca buku?”

Sebenarnya aku baru benar-benar belajar konsisten untuk membaca buku di 2018. Selebihnya yaa begitulah, haha. Jika diingat-ingat, mungkin sebelumnya aku hanya membaca satu atau dua buku dalam hitungan beberapa bulan kecuali buku paket yang harus dibuat rangkuman. Aku tegaskan sekali lagi (biar dramatis) bahwa aku mungkin hanya membaca satu atau dua buku dalam waktu beberapa bulan, beberapa bulan, loh, bukan satu bulan. Jadi, bisa kamu bayangkan kalau aku ini bukan spesies kutu yang baru menetas langsung menjadi kutu buku. Apa, sih, Dea, garing bangee… et!

Sumber gambar: Pixabay/ Peggychouchair

Sumber gambar: Pixabay/ Peggychouchair

Kebiasaan membaca buku yang sekarang menetap (nggak ada kosa kata lain apa?) pada diriku tidak lepas dari beberapa pihak yang turut serta. Pertama, kakak sepupu yang mendonasikan sejumlah buku miliknya pada saat aku masih SMA. Kedua, hadiah ulang tahun yang beberapa orang berikan padaku dalam bentuk buku. Apakah semua itu terjadi karena wajahku yang tampak seperti kutu buku?

Sumber gambar: Pixabay/ErikaWittlieb

Ketiga, virus baca yang disebarkan oleh teman dunia maya. Yang paling berpengaruh sebenarnya poin nomor tiga. Sebab, aku nggak bisa nahan diri buat nggak ikutan baca kalau ada teman seperjuangan (menjadi seorang penulis yang baik) yang merekomendasi buku-buku bagus. Dan benar saja, gara-gara mendapati kenikmatan tersendiri saat membaca buku, aku malah ketagihan membaca buku. Nggak percaya? Ya, iyalah, percayalah hanya kepada Tuhan-mu.

Pertanyaannya: apa asiknya sih dan dapat apa dari aktivitas membaca buku?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, aku telah berkelana satu abad di hutan amazon, eh, maksudnya di google mencari kebenaran yang hakiki (kebenaran yang sudah aku rasakan sendiri). Dilansir dari beberapa sumber, berikut 5 alasan kenapa seseorang harus membaca buku:

1. Meningkatkan daya ingat

Sumber gambar: Pixabay/Hans

Sebagai seseorang yang memiliki tingkat daya ingat yang minim, aku sering kali melupakan hal-hal penting. Ternyata, oh, ternyata, dengan rajin membaca buku, kita bisa terhindar 2,5x dari yang namanya Alzheimer. Jujur, sejak tahu fakta satu ini, aku semakin berusaha rajin membaca buku. Membaca juga membantu kita meningkatkan daya ingat dengan cara menstimulasi kemampuan otak. Sebab, otak kita menjadi aktif dan bereaksi.

2. Melatih kemampuan menulis

Sumber gambar: Pixabay/Pexels

Apakah kamu mempunyai keinginan menjadi seorang penulis yang baik? Jika iya, maka bacalah banyak buku mulai sekarang. Penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Selain akan menambah wawasan, dengan banyak membaca buku pastinya stok kosa kata dalam gudang otak kita akan bertambah. Kalau lagi rajin, biasanya aku suka mencatat kosa kata baru dari buku yang kubaca lalu mengartikannya dengan bantuan KBBI.

3. Menambah wawasan dan pengetahuan

Sumber gambar: Pixabay/Artistlike

Pernah mendengar pepatah bahwa buku adalah jendela dunia? Pastinya pepatah tersebut tidak asing lagi di teliga kita. Hanya dengan membaca kita bisa mengatahui banyak hal. Misalnya hal yang berkaitan dengan kebudayaan Palembang. Dengan hanya membaca artikel atau buku yang berkaitan dengan kebudayaan Palembang, kita bisa mengetahui beberapa hal yang berkaitan dengan kebudayaan tersebut. Jangankan dalam negeri, dengan membaca kita bisa mengetahui banyak hal dari luar negeri sekali pun. Jika kamu tidak mengetahui suatu hal maka cari tahu hal tersebut dengan membaca. Pokoknya, banyak-banyaklah membaca sampai kamu lupa kapan terakhir kalinya kamu tidak membaca. Selain itu, pikiran kita juga akan menjadi luas. Dengan memiliki pemikiran yang luas kita juga bisa melatih kemampuan berpikir analitis dalam menyikapi masalah yang ada.

4. Memanjakan diri kita

Sumber gambar: Pixabay/ Stocksnap

Percaya nggak kalau aktivitas membaca mampu mengurangi 60% tingkat stres? Sehingga kita bisa jauh lebih santai dari sebelumnya. Setidaknya dengan membaca, pikiran kita teralihkan untuk waktu yang cukup lama. Dengan kata lain, membaca bisa membantu kita meredam emosi. Jadi, dari pada stress nggak karuan mending baca buku, ya. Pikiran sehat jiwa pun selamat. Cielah, slogannya.

5. Hiburan yang nggak ada batasnya

Sumber gambar: Pixabay/Free-Photos

Untuk yang terakhir, membaca buku bisa menjadi suatu hiburan yang nggak ada batasnya. Sebab, dibandingkan jumlah waktu yang kita punya, jumlah buku di dunia ini jauh lebih banyak. Membaca buku juga bisa diartikan sebagai liburan gratis bagiku. Sebab, sering kali aku diajak berkeliling dunia, merasakan apa yang orang lain rasakan hanya dengan duduk manis di depan meja sambil mendengarkan lagu.

Baca Juga: 2019 Wajib Bayar Denda Baca 80 Buku, Eh Kok Bisa?

Setelah membaca beberapa alasan di atas, apakah kamu mulai tertarik untuk membaca buku? Jika iya mulailah dari sekarang! Jangan beralibi menunggu waktu yang tepat (sok sibuk), sebab waktu yang tepat adalah sekarang. Nggak perlu muluk-muluk, siapkan waktu beberapa menit untuk membaca setiap hari. Jangan sampai kamu membuang waktu melakukan hal-hal absurd, misalnya duduk manis sambil bengong meratapi kenapa kucing nggak ada tanduk seperti gajah.

Akhir kata terima kasih sudah membaca tulisan ini. Ambil sisi positifnya saja, ya. Jangan bosan-bosan baca tulisan recehku. Sampai jumpa lagi di tulisanku yang berikutnya.