Doa dan Harapan

Marhaban teman-teman.

Kredit by Canva

Rasa sedih menyelimuti diri pagi hari ini. Bagaimana tidak, ramadhan benar-benar akan pergi meninggalkan kita semua dalam hitungan dua hari. Sudah banyaklah amal baik yang kita perbuat di bulan suci kali ini? Apakah kita juga masih akan diberi kesempatan serta kesehatan untuk menikmati ramadhan yang akan datang?

Setiap manusia pasti mempunyai harapan dan doa dalam dirinya. Harapan yang ingin ia wujudkan. Serta doa, menjadi salah satu usaha yang dilakukan agar harapan tersebut mendapatkan ridho dari sang Pencipta.

Terlalu banyak harapan yang ada dalam diri ini. Barangkali, ada beberapa harapan yang bisa kutulis dan kubagi pada teman-teman semuanya demi memenuhi tantangan hari ke 29 di Blogger Perempuan.

1. Semoga lebih banyak amalan baik yang kulakukan selama bulan ramadhan kali ini.
2. Semoga aku bisa kembali berjumpa dengan ramadhan di tahun depan.
3. Semoga aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari hari kemarin setiap harinya.
4. Semoga aku masih bisa konsisten menulis meskipun Challenge dari Blogger Perempuan telah berakhir.
5. Semoga sehabis lebaran ini, usahaku semakin lancar jaya.
6. Semoga segala urusanku di tahun ini diberi kelancaran oleh Allah SWT.
7. Semoga tahun depan sahur dan buka puasa di rumah yang baru.
8. Semoga bagi kamu membaca tulisanku ini ikhlas untuk mengaminkan doa dan harapanku. Dan, semoga doa yang baik pula kembali padamu.
9. Semoga target membacaku bisa segera dilunasi.

Bicara soal harapan, sudah sangat jelas jika seharusnya kita hanya berharap pada Sang Pencipta. Bukan pada manusia yang kadanglah tak luput dari khilaf. Kita sering kali, terlalu berharap berlebihan pada manusia dan berakhir kecewa. Berharap pada Sang Pencipta tak akan membuat kita kecewa. Sebab, dia Maha Tahu hal-hal baik bagi diri kita.

Sehebat-hebatnya manusia berharap dalam menginginkan sesuatu hal. Ada satu hal yang selalu kuingat sampai saat ini, seseorang teman pernah berkata: bahwa Allah Swt lebih mengutamakan memberi apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan. Jika apa yang kuharap tak sesuai harapanku, maka, aku hanya perlu berlapang dada. Yakin dan percaya, kasih sayang Allah Swt pada kita jauh lebih besar dari seseorang manusia yang mengaku mencintai kita.


Tulisan ini aku ikut sertakan dalam hari ke dua puluh sembilan BPN30 Day Ramadhan Blog Challenge yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s