Jajanan Lebaran, Beli atau Bikin Sendiri?

Marhaban teman-teman.

Kredit by Canva

Hari raya semakin dekat, sudah menginjak berapa persen persiapan kamu? Sudah beli jajanan buat lebaran? Atau kamu malah bikin sendiri?

Tidak hanya menjamu tamu yang datang bersilaturahmi dengan ketupat dan opor ayam. Jajanan lebaran sendiri sudah menjadi kebiasaan yang melekat di masyarakat. Tanpa kehadiran jajanan lebaran, rasanya kayak makan sayur kurang garam. Hehe, istilahnya jadul kali, ya.

Dulu, sewaktu masih kecil, ibu sering kali membuat sendiri jajanan lebaran seperti kue nastar, kue satu, kacang bawang goreng, kue kacang, dll. Kalau sekarang, berhubung ada tetangga kami yang menjual jajanan buat lebaran, ya, jadilah kami membeli jajanan tersebut darinya. Selain karrna didorong rasa tak enak kalau tak membeli jajannya dengannya. Hitung-hitung membantu rejeki tetangga. Betulkan?

Kalau aku, sih, jujur-jujuran sajalah nggak pernah yang namanya buat kue kering. 😹 Soalnya aku nggak terlalu doyan makannya. 😹 Kalau diajak buat rujak buah, aku pasti yang paling dulu duduk di depan. 😻

Oh, iya, pernah suatu hari, aku diajak ibuku untuk memilih kue di rumah tetangga tersebut. Kalian tahu? Sumpah demi apa pun, aku kapok buat ikut. Soalnya semua jajanan yang ada tampak enak dan bikin lapar mata. Belum lagi tampilannya yang cantik-cantik serta berwarna-warni. Ah, sungguh, seandainya saja aku punya banyak uang. Kalau banyak memangnya mau ngapain? Ya, aku tabung dong, haha.😹

Kalau di tempatku, yang namanya jajanan lebaran pasti nggak laku kalau ada kehadiran pempek, tekwan, atau model. 😹

Entahlah, orang Palembang memang nggak ada bosan-bosannya makan yang namanya pempek. Aku pun salah satu golongan orang-orang yang tak bosan makan pempek. Berhubung aku nggak terlalu suka makan-makanan yang mengandung santan. Alhasil, bagiku pempek adalah makanan mewah saat hari raya tiba. 😻 Meskipun ada kue maksuba, kue lapis, kue engkak, aku tetap pilih pempek. 😸

Aku jadi ingat sama temanku. Jadi, kalau kami silahturahmi ke rumah dia. Bukan opor ayam, ketupat, dan segala macam jajanan Palembang saja yang dihadirkan. Tahukah apa? Gado-gado! Serius, jadi ibunya selalu buat gado-gado saat lebaran. Katanya sengaja, soalnya kalian pasti bosan, kan makan menu yang itu-itu saja? Secara tidak langsung idenya boleh juga, kan?

Nah, kamu sendiri bagaimana? Lebih suka beli atau buat sendiri jajanan buat lebaran?


Tulisan ini aku ikut sertakan dalam hari ke dua puluh tujuh BPN30 Day Ramadhan Blog Challenge yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan.

Iklan

4 respons untuk β€˜Jajanan Lebaran, Beli atau Bikin Sendiri?’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s